Persiapan dan cerita sebelum perjalanan dimulai

Trip Start Apr 02, 2012
1
8
Trip End Apr 18, 2012


Loading Map
Map your own trip!
Map Options
Show trip route
Hide lines
shadow

Flag of Indonesia  , Java,
Monday, April 2, 2012

Bismillaahirrahmaanirrahim

Sebelum saya mulai menulis cerita saya selama perjalanan ke 5 kota di United Kingdom, London, Liverpool & Manchester (England) serta Edinburgh & Glasgow (Scotland), ingin rasanya saya berbagi pengalaman bagaimana persiapan dan suka duka saya sebelum akhirnya sampai pada hari keberangkatan 2 April 2012.

Perjalanan ke United Kingdom ini sudah saya cita-citakan dari dulu, tentu saja dengan tujuan utama menonton pertandingan Liverpool FC di Anfield, klub sepakbola yang sudah saya support sejak lama. Akhirnya kesempatan itu tiba pada tanggal 2-17 April 2012 kemarin dan dalam blog perjalanan ini saya akan menulis pengalaman perjalanan saya selama 15 hari disana.

Persiapan pertama untuk perjalanan saya ke United Kingdom (UK) adalah membeli tiket pertandingan Liverpool FC di Anfield Stadium melalui official website LFC, yaitu www.liverpoolfc.tv

Sekitar bulan November 2011, Liverpool FC memulai penjualan tiket pertandingan di Anfield untuk paruh musim kedua musim 2011-2012 dan penjualan tiket ini sudah lama saya tunggu.

Tiket mulai dijual jam 8 pagi waktu Inggris yang bersamaan dengan jam 4 sore WIB. Hari itu saya baru bisa online jam 5 sore dan saat saya masuk websitenya, penjualan tiket sedang berlangsung dan dalam hitungan menit, satu persatu tiket pertandingan telah terjual dengan cepat. Dengan meminjam adult membership sahabat saya, Angga Nggok, saya lalu mencari match yang masih tersedia tiketnya. Target pertama saya adalah match Liverpool- Everton dan Liverpool-Arsenal yang waktunya hanya berselang satu minggu antara kedua home match tersebut. Namun di saat saya mau memulai proses pembelian, ternyata salah satu syarat pembelian kedua match itu adalah calon pembeli tiket harus sudah pernah membeli lebih dari 7 home match ticket di musim sebelumnya, kalau kita dalam membeli tiket pertandingan di musim sebelumnya dengan membership, maka data pembelian tiket tersebut akan tersimpan di database Liverpool FC. Sedangkan ini adalah kali pertama saya membeli tiket di Anfield, saya pun mengurungkan niat membeli tiket kedua big match tersebut.

Nggok yang juga membantu saya dengan online juga di rumahnya di Jakarta, membantu saya membeli match ticket antara Liverpool-Aston Villa dan Liverpool-Fulham yang juga berselang hanya 1 minggu dan dia berhasil masuk ke form pembelian di www.liverpoolfc.tv

"Ok, beli aja Nggok" saya bilang kepada Nggok melalui handphone sambil melihat jadwal match yang ternyata ada di bulan April 2012.

“Ok Mir, mau duduk di sebelah mana?” jawab Nggok. “Yang mana aja, yang menurut kamu bagus aja” saya meminta pendapat Nggok sebab dia sudah pernah nonton di Anfield pada musim sebelumnya. “THE KOP!!” Nggok memberi pilihan yang baik kepada saya.

Sebelumnya saya mau memberi beberapa informasi penting tentang bagaimana persiapan pembelian tiket Liverpool FC home match di Anfield.. Semoga berguna… #YNWA

- Yang pertama adalah mendaftar sebagai member Liverpool FC melalui official websitenya www.liverpoolfc.tv Ada 3 jenis member card untuk Liverpool FC supporter, yaitu Adult Membership, International Membership & Junior Membership. Untuk membeli tiket di Anfield, pemegang Adult Membership lebih diprioritaskan. Jadi kalau berniat untuk nonton langsung di Anfield, sebaiknya mendaftar sebagai Adult Membership. Keuntungan lain dari 3 membership ini adalah mendapat diskon 10% untuk pembelian di LFC Store, baik online maupun di LFC Store Anfield dan Liverpool One Mall dan juga diskon untuk stadium tour di Anfield.

- Langkah kedua adalah rajin membaca news di www.liverpoolfc.tv yang berhubungan dengan waktu dibukanya penjualan tiket home match di Anfield, biasanya beberapa hari sebelum dibuka, sudah ada pengumuman kapan tanggal dan jam dimulainya penjualan tiket tersebut. Pembelian tiket home match di Anfield dibagi menjadi 2 waktu penjualan. Untuk match 6 bulan pertama (Agustus-Desember), biasanya dibuka pada awal musim dan untuk match 6 bulan kedua (Januari-Mei) dibuka sekitar bulan November. Tanggal pastinya bisa di cek melalui www.liverpoolfc.tv biasanya sebelum waktu penjualan dibuka, mereka akan merilis news kapan penjualan tiket tersebut akan dimulai.

- Saat kita hendak membeli tiket di Anfield, kita bisa melihat terlebih dahulu view yang akan kita lihat dari kursi yang akan kita duduki nantinya. Ada juga keterangan “Restricted View” dimana view kita ke lapangan akan terhalang oleh tiang di stadion. Untuk “seating plan” Anfield Stadium, bisa di bagian “ticket” di www.liverpoolfc.tv

- Ada 3 kategori pertandingan home di Anfield.

Kategori A adalah big match Liverpool melawan team seperti Arsenal, Chelsea, Everton, Manchester United, Manchester City, Tottenham Hotspur dan Aston Villa yang harga tiketnya 48 poundsterling.

Kategori B, Liverpool melawan team seperti Fulham, Blackburn Rovers, Bolton, Newcastle United, QPR, Sunderland dan Norwich City yang tiketnya dijual seharga 45 poundsterling.

Kategori C, Liverpool berhadapan dengan team seperti WBA, Swansea, WBA, Stoke City, Wigan dan Wolverhampton Wanderers dengan harga tiket sebesar 45 poundsterling.

- Harga tiket yang disebutkan diatas berlaku untuk semua tempat duduk alias semua tribun di Anfield (Kop, Main Stand, Anfield Road, Centenary Stand) mempunyai harga yang sama kalau kita membeli tiketnya dengan membership. Seating plan di Anfield bisa dilihat di http://www.liverpoolfc.tv/tickets/anfield-seating-plan

- Selain membeli sendiri tiket home match di Anfield, traveler bisa menghubungi BIGREDS (Indonesia Official Liverpool Supporter Club) di twitter @BIGREDS_IOLSC untuk memesan tiket melalui BIGREDS.


 ** Tips untuk Liverpudlian traveler :
Apabila traveler memilih untuk menonton match di akhir musim, sebaiknya membeli 2 home match ticket, karena seperti saya pada saat membeli match Liverpool-Aston Villa 7 April & Liverpool-Fulham 14 April ternyata match Liverpool-Fulham diundur karena Liverpool melaju ke semifinal FA Cup melawan Everton yang juga dijadwalkan pada tanggal 14 April di Wembley. Sayang sekali kalau sudah jauh-jauh datang ternyata match yang mau kita tonton ternyata diundur.

Kembali ke cerita saya dan Nggok dalam pencarian tiket Anfield...

Ternyata pada saat masuk ke pembelian tiket The Kop, tiketnya sudah habis terjual, semua orang di seluruh dunia pada saat yang bersamaan berebut membeli tiket di tribun yang jadi kebanggan Liverpudlian itu.

“Main Stand aja Nggok, biar nanti saya duduk di belakang Dalglish.. Hahaha”

“Ok Mir, udah dapet nih yang lawan Villa 7 April” kata Nggok. Yeaaahh, 1 ticket match di Anfield!!! Tinggal yang lawan Fulham, Nggok.

10 menit kemudian, Nggok akhirnya bisa membeli tiket Liverpool-Fulham untuk saya di Centenary Stand, yaitu tribun di seberang Main Stand.

Alhamdulillaah, 2 tiket Anfield sudah di tangan…

Hari itu juga saya langsung mencari tiket pesawat ke London. Pilihan pertama saya adalah flight AirAsia X dari Kuala Lumpur-London karena itulah maskapai penerbangan termurah yang melayani rute ke London dari Asia Tenggara. Saat saya cek harga, ternyata sedang ada promosi flight KL-London sekitar 6 juta rupiah saja, sangat murah apabila dibandingkan dengan airline lain dengan destinasi yang sama.

Setelah berpikir sejenak, saya pun memutuskan untuk membeli tiket tersebut. Saya sudah mendapatkan 2 tiket pertandingan di Anfield dan tiket pesawatnya. Alhamdulillah ya Allah..:)

Keesokan harinya, tiba-tiba Nggok bbm saya, dia bilang ada rumor kalau tiket home match di Anfield hanya bisa dipakai oleh pemegang adult membership itu sendiri alias tidak bisa dipinjamkan ke orang lain. Wuaduuuhh bagaimana ini?? Setelah saya bertanya kepada kawan-kawan yang sudah pernah kesana, sebagian ada yang bilang boleh dipakai orang lain dan sebagian lagi bilang tidak boleh dipinjamkan.

Daripada ragu-ragu, saya mengirim email ke ticket office Liverpool FC dan dibalas beberapa hari kemudian dengan jawaban : ”match ticket is not transferable, but you can call ticket officer directly to tell them your problem”

Esoknya saya langsung menghubungi ticket office dengan telefon dan dijawab oleh petugas tiket di Liverpool. Ini pertama kalinya saya berbicara dengan seorang wanita dari Liverpool dengan logat scouser yang kental. Saya hampir tidak mengerti apa yang dia katakan dan saya bilang “please speak slowly” karena scouser itu ngomong Inggrisnya cepat sekali. Setelah saya bilang dari Indonesia, dia pun berbicara dengan perlahan. Hahaha..

Dia lalu menjawab pertanyaan saya masalah penggunaan adult membership kawan saya untuk masuk ke stadion dan dia bilang “ No problem, you can use your friend's  membercard as long as you have his permission to use it” Lega rasanya saat dia bilang begitu. Case closed..

Hari demi hari berlalu dan tidak terasa waktu sudah memasuki bulan Januari 2012. Di suatu sore di bulan itu, saya menerima email yang membuat saya cukup emosi. AirAsia X memberikan pernyataan bahwa mereka akan menghentikan penerbangan dari Kuala Lumpur ke India, Paris dan London mulai 1 April, sedangkan flight saya ke London adalah tanggal 3 April!!! Aaaarrrgghhh, ingin marah rasanya setelah membaca email itu, saya baca sekali lagi dan ternyata mereka dengan seenaknya menghentikan penerbangan saya. Apapun alasannya, mereka harus bertanggungjawab atas penerbangan saya!

Airasia X memberi 3 pilihan sebagai tanggung jawab mereka :
1)      Full refund uang tiket penerbangan saya tanpa charge apapun
2)      Penggantian tiket ke destinasi Airasia manapun tanpa extra charge
3)      Penerbangan saya ditransfer ke airline lain dengan destinasi KL-London juga tanpa charge apapun

Saya memilih option 3 dan segera membalas email itu dengan harapan respon yang cepat dari AirAsia X (yang katanya mereka akan membentuk tim khusus untuk menanggulangi keadaan ini). Hasilnya? Lambat!!

Respon dari email saya baru dibalas beberapa hari kemudian dengan jawaban yang kurang memuaskan, saya disuruh menunggu karena mereka sedang mengurus ribuan calon penumpang lain yang juga terlantar akibat penghentian penerbangan itu.

Sehari dua hari, seminggu dua minggu, aahhh lambat sekali respon dari AirAsia X ini. Email terakhir dari mereka adalah ”Penerbangan anda sudah confirm kami gantikan dengan Malaysia Airlines yang akan berangkat tanggal 3 April”. Tapi saat saya meminta konfirmasi e-ticket melalui email sebagai salah satu syarat pengajuan visa UK di Jakarta nanti,hasilnya nihil. Saya sangat kecewa kepada pelayanan AirAsia X dalam memberi solusi kepada pelanggannya. Saat saya menghubungi AirAsia di Jakarta dengan telefon, mereka jawab bahwa kewenangan AirAsia X ada di kantor pusat di Kuala Lumpur, bukan di Jakarta.

Akhirnya akhir Februari pun tiba dan setelah sebulan lebih belum ada kepastian dari AirAsia X untuk konfirmasi e-ticket flight Malaysia Airlines yang mereka janjikan. Sedangkan deadline saya untuk mengajukan aplikasi visa UK adalah seminggu sebelum bulan Feburari berakhir. Saya pun memutuskan untuk meminta refund dari AirAsia dengan mengirim email kepada mereka. Seminggu kemudian, mereka sudah melakukan refund tiket saya (dengan tidak memberi notifikasi dengan email atau telefon kepada saya). Saya mengetahui uang tiket saya sudah di refund dengan menelefon kepada call center AirAsia di Jakarta dan setelah di cek ke bank ternyata uang tiket saya sudah di refund beberapa hari yang lalu ke kartu kredit saya. Sungguh pelayanan yang tidak memuaskan (lagi) dari AirAsia.

Setelah beres urusan refund tiket dengan AirAsia X, saya bergegas menuju Wita Tour Bandung di Jalan Wastukencana untuk mengurus Visa UK. Wita Tour adalah salah satu perusahaan tour yang cukup terpercaya untuk pengurusan dokumen visa di Bandung dan saya memilih Wita Tour atas rekomendasi seorang teman yang pernah mengurus visa Australia. Di Wita Tour pengajuan visa saya diurus dengan baik dan setelah saya meminta petunjuk  mengurus tiket penerbangan ke London setelah penerbangan dengan AirAsia X yang sebelumnya bermasalah, Wita Tour memberi solusi kepada saya.

Ternyata kalau kita berniat melakukan perjalanan ke negara yang mengharuskan kita memiliki visa, kita tidak perlu membeli tiket pesawat terlebih dahulu, cukup dengan bookingan tiket pesawat saja yang bisa diurus oleh perusahaan tour and travel seperti Wita Tour ini.

Prosesnya mudah, Wita Tour akan melakukan booking tiket pesawat dengan tanggal keberangkatan dan kepulangan kita, tapi tiket itu belum akan dibayar sampai kita mendapatkan visa. Kalau visa sudah keluar, barulah tiket itu kita bayar lunas melalui tour and travel tersebut. Jadi kalau pengajuan visa kita ditolak, kita tidak rugi biaya tiket pesawat yang lumayan besar dan tour and travel akan membatalkan bookingan tiket pesawat kita.

Wita Tour merekomendasikan penerbangan Emirates kepada saya. Selain nyaman dan servisnya bagus, katanya Emirates mudah dalam proses refund apabila kita sudah membayar tiketnya dan ternyata tidak jadi berangkat. Saya pun menyetujui melakukan booking tiket dengan Emirates untuk perjalanan saya nantinya (walau dalam hati saya berpikir berarti saya berpartipasi untuk membayar gaji para pemain Arsenal yang disponsori Emirates, ya sudahlah...)

Pengurusan Visa UK saya dimulai seminggu sebelum bulan Februari berakhir dan sebagaimana diketahui, visa untuk masuk UK adalah salah satu proses pengajuan visa yang terkenal ketat bagi calon pengunjung ke negeri Ratu Elizabeth tersebut. Wita Tour menyarankan untuk memenuhi semua syarat yang diminta UK Embassy di Jakarta tanpa kecuali untuk mempermudah keluarnya Visa UK itu.

Syarat-syarat pengajuan visa UK adalah :

1. Paspor yang masih berlaku minimal 8 bulan (baru & lama)

2. Surat Sponsor dari perusahaan tempat bekerja dalam bahasa Inggris

3. Surat Undangan jika dalam rangka bisnis atau kalau ada kenalan disana, surat undangan bisa disertakan dalam pengajuan visa. Kalau tidak ada kenalan berarti ditulis dalam formulir, tidak memiliki kenalan/sponsor.

4. Foto copy SIUP dari perusahaan tempat kita bekerja atau sebagai pemilik perusahaan

5. Bukti Keuangan Pribadi 3 bulan terakhir (Bukti Keuangan Kantor jika bisnis) berupa fotokopi rekening koran atau buku tabungan. Sebaiknya saldo minimum adalah 50 juta rupiah dan diendapkan selama 3 bulan sebelum pengajuan visa, jangan tiba-tiba seminggu sebelum pengajuan visa, rekening yang tadinya 10 juta langsung menjadi 50 juta.

6. Referensi Bank Asli asli sesusai dengan Bukti Keuangan

7. Print Out / Tiket Perjalanan

8. Foto copy Kartu Keluarga, Surat Nikah, Akte Lahir. Surat Ganti Nama jika ada

9. Foto copy Kartu Pelajar / Surat Keterangan Sekolah kalau masih berstatus sebagai pelajar/mahasiswa

10. Foto 3,5 x 4,5 (2 lembar) warna background putih

11. Isi dan tanda tangan Formulir.

12. Print out konfirmasi bookingan hotel di UK, kalau berencana pergi ke 3 kota misalnya       London, Liverpool dan Manchester, maka semua bookingan hotel di 3 kota itu harus dilampirkan, hal ini mempermudah keluarnya visa karena ada kejelasan dimana kita akan tinggal.

Jika ada keluarga di negara tersebut, harap melampirkan :

1. Foto copy Paspor dan Visa orang yang di negara tersebut.

2. Bukti Hubungan seperti Akte Lahir

3. Surat Undangan jika ada

Setelah syarat-syarat lengkap dan dikirimkan ke Jakarta, kita akan dipanggil ke kantor VFS Global yang beralamat di Plaza Asia d/h Plaza Abda Lantai 22 Zona A Jalan Jenderal Sudirman Kav. 59 Jakarta 12190. VFS Global adalah perusahaan yang merupakan partner dari UK Border Agency yang mengurus aplikasi visa untuk calon pengunjung ke UK. Kantornya di lantai 22 Plasa Abda dan berada tepat di seberang FX Senayan Jakarta.

Disana kita akan difoto, diambil cap jari dan (mungkin) dilakukan interview sebagai salah satu syarat pengajuan visa UK. Pada saat saya disana, saya hanya diambil cap jari dan difoto saja, tanpa interview.

Untuk keterangan lebih lanjut untuk pengurusan visa melalui Wita Tour, silakan mengunjungi website : www.witatour.com

Sekitar seminggu setelah proses cap jari dan foto di Jakarta, saya dihubungi Wita Tour bahwa Visa UK saya sudah keluar dan bisa diambil di kantor Wita Tour Bandung. Ini salah satu keuntungan mengurus visa melalui tour and travel, kalau visa sudah beres tinggal diambil di kota tempat kita tinggal, tidak perlu pergi lagi ke Jakarta hanya untuk mengambil pasport+visa. Alhamdulillah Visa UK saya bisa didapatkan, setelah sebelumnya berbagai cerita mengenai susahnya mendapatkan Visa UK menghantui penantian saya akan visa yang satu ini. Dan setelah di cek, mereka memberi saya waktu tinggal selama 6 bulan disana.


** Tips untuk traveler :
Mengajukan aplikasi visa melalui tour & travel tidak menjamin visa pasti dikeluarkan pihak kedutaan. Banyak hal yang menjadi pertimbangan diterima atau ditolaknya visa, seperti surat keterangan kerja, rekening tabungan dan lainnya


Langkah selanjutnya adalah membeli bookingan tiket yang sebelumnya sudah di hold oleh pihak Wita Tour kepada Emirates Airlines selama proses pengajuan visa. Harga yang keluar hari itu adalah US$1375 untuk flight Jakarta-London return dengan transit di Dubai sebagai markas dari Emirates Airlines tersebut. Di London, saya lebih memilih landing di Gatwick Airport (airport kedua terbesar setelah Heathrow) karena masukan dari teman-teman yang sudah pernah kesana sebelumnya. Walaupun lokasi Gatwick Airport lebih jauh dari kota London dibandingkan dengan Heathrow, tapi traffic pesawat disana lebih sepi daripada Heathrow Airport yang merupakan salah satu airport tersibuk di dunia. Proses imigrasi pun lebih cepat dan memudahkan penumpang untuk keluar dari airport. Selain Gatwick dan Heathrow Airport di sekitar London ada Luton dan Stansted Airport, tapi kedua airport ini lebih jauh dari Gatwick.


Tiket pertandingan, tiket pesawat, Visa UK sudah beres.. Apalagi yaa?? Oh iya, akomodasi!!


Sebelum mengajukan aplikasi Visa UK, kita harus mencari dan melakukan booking tempat tinggal selama di UK sebagai salah satu syarat Visa UK yang mengharuskan pengunjung ke negara itu sudah ada kejelasan mengenai tempat tinggal selama disana. Bookingan ini harus confirm dan kalau dalam perjalanan kita 4 kali pindah kota dan juga 4 kali pindah hotel, maka semua bookingan harus dilampirkan.


Sebagai contoh, saya mengunjungi London, Liverpool, Edinburgh, Glasgow dan balik lagi ke Liverpool lalu perjalanan berakhir di London. Maka semua bookingan hotel-hotel di 4 kota itu ikut dilampirkan pada pengajuan aplikasi Visa UK dengan tanggal check in yang berurutan dan teratur.

Melalui www.hostelworld.com saya mencari hostel murah tempat backpackers biasa tinggal. Harga dormitory room di UK berkisar antara 17-22 / Rp.255.000-330.000 per malam. Di UK, hostel semacam ini disebut ”Bed & Breakfast” atau disingkat ”B&B”


** Tips untuk traveler :
Carilah akomodasi yang dekat dengan bus station atau tube station untuk memudahkan perjalanan traveler. Tube adalah nama sejenis MRT/Subway di London. Pencarian akomodasi yang dekat dengan station bisa diperoleh dengan memasukan alamat hotel ke google maps dan mencari apakah ada tube station yang dekat dengan hotel.



Selain poin-poin di atas, saya juga mempersiapkan beberapa barang untuk memudahkan perjalanan saya di UK seperti :

- Daging kering seperti dendeng atau abon karena di UK tidak setiap saat kita bisa        menemukan restoran yang menyajikan makanan halal
 
- Jas hujan / payung kecil

- Jaket dan sweater

- Gloves & beanie / sarung tangan & kupluk + scarf

- Kompas untuk menentukan arah kiblat

- Tempat minum Tupperware untuk menyimpan air minum jadi tidak perlu membeli air   mineral dalam kemasan selama disana.

- Celana training untuk tidur

- Obat-obatan sesuai keperluan
 
Slideshow Report as Spam
  • Your comment has been posted. Click here or reload this page to see it below.

  • Please enter a comment.
  • Please provide your name.
  • Please avoid using symbols in your name.
  • This name is a bit long. Please shorten it, or avoid special characters.
  • Please enter your email address to receive notification
  • Please enter a valid email address

Comments

hairi mat hashim on

amir....... pengalaman kamu travel ke eropah sangat menarik minat saya..... pokoknya jika kita ingin melakukan sesuatu perjalanan...kita perlu buat reseach dulu dan tanya sesiapa saja agar perjalanan itu dapat berjalan lancar.... cerita kamu itu boleh dibuat CERPEN..........atau drama televisyen.... terima kasih atas cerita kamu..

Rika on

Waaaa sampe juga ke Eropahh..
Tiketnya ga ada yang lebih murah ya?
Dulu (awal 2011) emirates dapet 800an USD (lebih dikit)

Kapan yahhh ke eropah #ngimpi dulu

Juwie on

Blog pembuka yang cukup lengkap dan menarik (walaupun saya bukan penggemar bola), tips-tipsnya cukup informatif, thank you !

Use this image in your site

Copy and paste this html: